Selamat Hari Ibu!

Sedari pagi timeline sosmed sudah dipenuhi dengan berbagai foto “Anak Bareng Emak rangkul-rangkulan mesra” dengan berbagai caption yang mengharu biru bertemakan “Terima Kasih Emak, You’re the best!”. Weleh 0_0 sebenarnya ada apa hari ini? Gue ketinggalan berita apaan?

Selamat Hari Ibu

Ternyata oh ternyata, setelah cek kalender dan wikipedia, barulah saya sadar kalo hari ini ternyata merupakan Hari Ibu Nasional yang merupakan hari penting bagi para emak-emak se-Indonesia, dimana pada hari ini yang merasa punya ibu rasanya kurang afdol kalo ga ikutan mengucapkan “Selamat Hari Ibu” sebagai ucapan terima kasih kepada emak yang sudah rela mengasuh kita dari kita masih bayi hingga sekarang udah pada gede. Yah walaupun sebenernya harusnya ucapan terima kasih itu ga setahun sekali diucapkan tapi mustinya setiap hari, tetep aja biar kekinian upload ucapan terima kasih di sosmed kudu dilakukan biar ga dicap durhaka sama orang-orang -eh- #maafbukanbermaksudnyindir #akumahapaatuh #kaliansemuasuciakupenuhdosa.

Ngomong-ngomong soal jasa-jasa ibu, kalo diinget-inget lagi pengorbanan beliau ngasuh kita dari kecil sampe dewasa emang ga bakal habis dibahas. Mulai dari kita numpang hidup di perut beliau deh, kita udah bikin susah dengan membuat beliau mual-muntah tiap pagi, tapi dengan semangat 45 doi tetep maksain  makan demi menghidupi kita yang lagi ngendon di rahimnya walau musti sambil nangis-nangis nahan mual (-eh- maaf jadi curhat pemirsa setanah air XD).

mual-hamil-muda

Jelang kelahiran, beliau pun rela bawa-bawa perut segede gentong yang super berat sambil beraktivitas. Itupun beliau masih bisa tersenyum  hanya dengan membayangkan kelahiran kita ke dunia nantinya. Sang ibu pun rela menempuh batas hidup-mati saat melahirkan kita, melalui berjuta-juta rasa sakit yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Semua dilalui hanya demi bertemu kita. Gue jadi inget pas gue ngelahirin anak gue sendiri, denger suara tangis bayi kita sendiri tuh tanpa sadar langsung mengeluarkan air mata bahagia :’) Pastinya sama dengan apa yang banyak ibu-ibu lain rasakan setelah berjuang 9 bulan dan berhasil melahirkan anak yang sudah ditunggu-tunggu kedatangannya.

Namun ga berhenti sampe disitu aja, beliau masih harus berkorban mengasuh kita yang masih bayi sambil nahan rasa sakit pasca melahirkan yang rasanya alamak aduhai semrohay! Ga bisa diungkap dengan kata-kata… Bayangin aja udah musti timang-timang bayi, mandiin bayi, gantiin popoknya dan pekerjaan emak-emak lainnya sampai kurang tidur padahal kondisi sendiri aja belom stabil. Belom lagi musti stok kesabaran luar biasa demi menghadapi kenakalan kita pas remaja, sampe gede pun kita masih suka ngerepotin beliau dengan masalah-masalah kita. Huaah! Wajar kalau Tuhan menempatkan posisi seorang Ibu di posisi yang sangat mulia di mataNya, karena memang super duper amat sangat melelahkan dengan pekerjaan yang beraneka ragam dan ga ada habisnya!

super mom

super mom

Gue pribadi setelah ngerasain sendiri gimana repotnya mengandung dan mengasuh bayi pasca melahirkan, baru kerasa deh semua pengorbanan emak selama ini. Subhanallah! Bener-bener berat dan penuh DRAMA! Mungkin gue bakalan bisa gila kalo ga ada emak sebaik emak gue dan suami sehebat suami gue yang selalu setia mendampingi di kala kondisi badan dan mental udah susah diajak kompromi. Penderitaan kaya mabok pas hamil, kaki bengkak, badan pegel-pegel ternyata belom seberapa dibanding sama sakit pasca melahirkan yang berhasil bikin kewarasan hilang entah kemana :’D Mata sepet bengkak karena nangis seharian musti nahan sakit sedangkan kita udah harus ngurus bayi kecil yang selalu minta digendong, minta susu dan minta diganti popoknya ga mandang jam berapa saat itu, mau kita lagi tidur nyenyak di tengah malem, atau lagi khusuk nongkrong di kamar mandi, berhasil bikin gue STRESS BERAT. Ngurus anak itu seakan-akan ga ada istilah “pause” nya. Ini aja gue masih dibantuin ama emak gue, gimana kalo gue musti hidup kayak emak gue dulu yang udah tinggal jauh dari orang tua setelah menikah! Daaaan, doi mengurus semua urusan anak sampai urusan rumah tangga mulai dari nyuci, masak, bersihin rumah SENDIRIAN tanpa ada yang ngedampingin! Alamaak…. kalo gue udah nangis bombay sambil jedotin kepala ke tembok tiap hari pasti… #nangisdipojokan

shower-mom-meme1

Setelah Punya Anak, Lu Bakal Ngerasain Kalo Bisa Mandi Itu Merupakan Nikmat Tuhan yang Luar Biasa! Makanya Mumpung Single jangan Males Mandi!

6-73992-mm_mommeme9-1406156059

Liburan Ke Hawaii? Ga butuh yang Muluk-Muluk, Bisa Istirahat sejenak dari Urusan Rumah Tangga aja Udah Bersyukur :’D

Maka itulah, sekarang ini, setelah gue ngerasain gimana repotnya ngurus anak, gimana besarnya pengorbanan seorang ibu baik materi, waktu, raga dan jiwa demi membesarkan  kita, membuat gue sadar untuk sebisa mungkin menghindari kebiasaan membantah emak gue dengan hal-hal yang ga penting. Kebayang dulu masih suka ngelawan, begitu punya anak baru sadar kalo ga ada emak bisa apa gueee? Salut sih sama emak-emak yang bisa komitmen full time jadi ibu rumah tangga, ngurus semua urusan anak sama suami tanpa peduli sama kejenuhan yang melanda, secara kalo udah punya anak udah ga bisa lagi tuh “me time” nyantai-nyantai meni pedi cantik, bisa tidur cukup aja udah bersyukur!

busy-mom-meme super-mom

Tapi bener kata-kata emak, capeknya ngurus anak itu ternyata bisa terbayarkan dengan melihat kelucuannya setiap hari :3 Lihat anak dengan muka imut-imut berpipi gembil dan tumbuh dengan sehat udah cukup membuat hati seorang ibu bahagia. Cukup dengan melihat anak bisa hidup senang, jadi manusia berguna, berkecukupan di masa depan, udah cukup membuat seorang ibu merasa pengorbanannya ga sia-sia.

My Lovely Child

My Lovely Child, Tumbuh Sehat Selalu Yaah :-*

Jadi buat anak-anak di seluruh dunia yang masih bandel sama ibunya, mulai sekarang coba deh buat kurang-kurangin, sebelum nanti nyesel. Mumpung orang tua masih sehat, masih hidup, kita masih bisa ngeliat mereka dan manja-manjaan sama mereka. Walau belum bisa balas jasa mereka satu-persatu, setidaknya mulai mikirin cara bahagiain mereka sampai hari tuanya tiba. Misal dengan mulai cari jodoh dan ngasih cucu lucu buat mereka XD #ngakaksgulingguling

Haizz, ga kerasa ternyata udah mau menjelang tengah malam, daripada makin ngalor ngidul ini bahasan, mari kita akhiri pembahasan ini dengan ucapan “I LOVE YOU FULL MOM!”, semoga mama selalu sehat dan diberikan kebaikan dunia akhirat oleh Allah SWT! Jasa-jasa mama yang ga bisa aku tebus biar Allah SWT yang membalasnya dengan segudang pahala berlipat ganda, Amiiiin….

mama tercinta

Sekali lagi, Selamat Hari Emak untuk semua emak-emak di Indonesia! Buat mama-mama muda yang baru mulai menjalani hari-hari sebagai emak, gue ucapkan SEMANGAT menjalani babak baru dalam kehidupan yang lebih menantang dan menyenangkan dengan kehadiran si kecil ūüėČ Semoga kita semua, baik itu full time mom atau mama-mama yang nyambi jadi wanita karir, diberi kemudahan oleh Allah untuk bisa menjalani peran ibu ideal sebaik mungkin, dan semoga anak-anak kita semua bisa menjadi generasi penerus bangsa yang bermanfaat bagi sesama  yaa, Amiiiin!

-Salam Hangat-

Emak Muda yang Masih Butuh Banyak Belajar Mengenai Kehidupan

Iklan

Yes… She is Gone, but She Used to be Mine…

Setiap orang berubah seiring waktu… seringkah kau merasa seperti tak lagi mengenal dirimu sendiri…?

Perjalanan hidup, kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan telah mengubah seseorang menjadi pribadi yang SAMA SEKALI BARU.

Pribadi baru biasanya memang lebih kuat, tapi bukan tanpa cela. Banyak hal yang mungkin akan kau rindukan pada dirimu yang lama.

Yang ceria, tanpa dendam, lugu, tulus, sederhana. Ia memang tak sekuat dirimu yang sekarang tapi…

Pernahkah kau merindukannya? The old days?

 

It’s not simple to say / Tidak mudah untuk diungkapkan
That most days I don’t recognize me / Hampir semua hari kulewati tanpa mengenal diriku sendiri
That these shoes and this apron / Sepatu ini, celemek ini
That place and it’s patrons / Tempat itu dan penjaganya
Have taken more than I gave them / Telah mengambil lebih banyak dibanding yang aku berikan
It’s not easy to know / Tidak mudah untuk mengetahui
I’m not anything like I used to be / Aku yang sekarang bukanlah aku yang dulu
Although it’s true / Walaupun itu benar
I was never attention’s sweet center / Dulu aku tidak pernah menjadi pusat perhatian
I still remember that girl / Aku masih mengingat gadis itu

 

She’s imperfect but she tries / Dia tidak sempurna, tapi ia mencoba

She is good but she lies / Ia terlihat baik-baik saja, tapi ia berbohong

She is hard on herself / Ia keras pada dirinya sendiri

She is broken and won’t ask for help / Dirinya remuk tapi tak pernah meminta bantuan

She is messy but she’s kind / Kelihatannya berantakan tapi baik hati

She is lonely most of the time / Ia kesepian hampir setiap waktu

She is all of this mixed up / Ia adalah campuran dari semuanya

And baked in a beautiful pie / Dan terpanggang menjadi suatu kue pie yang cantik

She is gone but she used to be mine / Ia telah pergi tapi dahulu ia adalah aku

 

It’s not what I asked for / Ini bukan yang aku minta
Sometimes life just slips in through a back door / Terkadang hidup mengubah semua secara tak sengaja
And carves out a person / Dan membentuk seseorang
And makes you believe it’s all true / Dan membuatmu percaya semua itu benar

And now I’ve got you / Dan sekarang aku memperoleh kau (aku yang sekarang/aku yang berbeda)

And you’re not what I asked for / Dan kau (aku yang sekarang/aku yang berbeda) bukanlah yang aku minta
If I’m honest I know I would give it all back / Jika aku mau jujur aku ingin mengembalikan semuanya
For a chance to start over / Untuk kesempatan mengulang kembali
And rewrite an ending or two / Dan menulis sebuah atau lebih akhir yang berbeda
For the girl that I knew / Untuk gadis yang pernah kukenal dulu

Who’ll be reckless just enough / Yang cukup ceroboh
Who’ll get hurt but / Yang sering tersakiti tetapi
Who learns how to toughen up when she’s bruised / selalu belajar untuk jadi lebih kuat ketika ia lebam
And gets used by a man who can’t love / ketika dimanfaatkan laki laki yang tak bisa mencintai
And then she’ll get stuck and be scared / Terjebak dan ketakutan
Of the life that’s inside her / Akan kehidupan di dalam dirinya
Growing stronger each day / Namun mampu tumbuh lebih kuat setiap harinya
‘Til it finally reminds her / Sampai akhirnya ia ingat
To fight just a little / Untuk mencoba bertarung walau sedikit
To bring back the fire in her eyes / Untuk menimbulkan kembali api semangat pada matanya
That’s been gone but it used to be mine / Ya ia telah pergi tapi dahulu ia adalah aku

Used to be mine / Dahulu itu aku

She is messy but she’s kind /¬†Kelihatan berantakan tapi ia baik hati
She is lonely most of the time / Ia kesepian hampir setiap waktu
She is all of this mixed up and baked in a beautiful pie / Ia adalah campuran dari semuanya dan terpanggang menjadi suatu kue pie yang cantik
She is gone but she used to be mine / Ia telah pergi tapi dahulu ia adalah aku

Choose the Boring Guy

O.M.G This is so like youuuu! My husband, my mentor, the best partner in everything ūüėÄ

Mrs. M

The last time I fell madly, deeply in love, I got my heart badly broken. After that tragic heartbreak, I woke up to the realization that it was all wrong. I was so wrong for being so in love, wrong for holding on for too long, for not moving on, for punishing myself, for not realizing what I truly deserve. I dealt things immaturely.

It was not how love is supposed to be like.

So I promised myself that the next time I fall in love, I will try to protect my heart as much as I can. I will keep it sheltered, I will not give it whole on shallow terms and to someone who does not deserve it. And I will not give in to my feelings quickly. The next guy (who is now my husband) came at the very least expected time. Like any other love story…

Lihat pos aslinya 961 kata lagi

JANGAN MEMBICARAKAN AIB ORANG LAIN

Jalan Dakwah Bersama

‚ÄúSeorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.‚ÄĚ (Al-Bukhari)

Tidak ada manusia yang sempurna dalam segala hal. Selalu saja ada kekurangan. Boleh jadi ada yang indah dalam rupa, tapi ada kekurangan dalam gaya bicara. Bagus dalam penguasaan ilmu, tapi tidak mampu menguasai emosi dan mudah tersinngung, kuat di satu sisi, tapi lemah di sudut yang lain.

Dari situlah kita harus cermat mengukur timbangan penilaian terhadap seseorang. Apa kekurangan dan kesalahannya. Kenapa bisa begitu, dan seterusnya. Seperti apapun orang yang sedang kita nilai, keadilan tidak boleh dilupakan. Walaupun terhadap orang yang tidak disukai, yakinlah kalau di balik keburukan sifat seorang mukmin, pasti ada kebaikan di sisi yang lain.

Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang beriman agar senantiasa bersikap adil. Perhatikan firman-Nya berikut ini: “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah…

Lihat pos aslinya 734 kata lagi

JANGAN MENCARI-CARI KESALAHAN ORANG LAIN

Jalan Dakwah Bersama

Entah mengapa, ada dari kita  yang selalu punya kecenderungan untuk menjadi sosok yang gemar sekali mencari-cari kesalahan orang lain. Lihat saja betapa mudahnya seseorang menuntut dan mengkritik orang lain. Sebenarnya boleh-boleh saja mengkritik teman atau siapa pun, tapi dalam menyampaikan kritik, saran atau sebuah koreksi, sebaiknya kita tetap menghormati orang yang kita kritik.  Karena itu dalam menyampaikan informasi yang sifatnya sebuah koreksi, sebaiknya kita menyampaikannya dengan cara yang baik, ramah dan lembut. Dan jangan pernah menyampaikan dengan cara yang langsung menyudutkan dan menyalahkan, tapi kemukakanlah pendapat kita dengan cara yang baik, santun dan bijak.

Berkatalah yang baik atau diam. Ya, kita sebagai manusia memang telah diberikan banyak sekali nikmat oleh Allah SWT termasuk nikmat dapat berbicara. Akan tetapi, banyak yang salah menggunakan nikmat ini. Mereka tidak mengerti bahwa mulut yang telah dikaruniakan oleh-Nya seharusnya dapat dijaga dengan baik dan digunakan hanya untuk kebaikan.

Lihat pos aslinya 1.091 kata lagi

Jahat VS Baik

images

perfect

Dalam diri manusia itu, selalu ada dua sisi:

JAHAT

               VS

                       BAIK

Sama kayak gue, berhubung gue bukan malaikat, gue juga punya dua sisi yang selalu berlawanan berlomba muncul ke permukaan. Kita berusaha sekeras mungkin untuk menjadi orang baik, tapi terkadang ada saja dorongan untuk menjadi jahat ketika tidak puas dengan sesuatu. Itulah yang gue sebut dengan kekhilafan seorang manusia.

Cukup sering gue menemukan seseorang yang dulunya sangat baik bisa berubah menjadi orang superjahat, atau bahkan orang yang dulunya sangat jahat berubah menjadi alim setelah bertobat. Membuat gue merasa stereotype jahat atau baik yang kita tempelkan sama orang belum tentu benar 100%.

Yup, kebenaran memang mutlak 100% di tangan Allah, kita cuma bisa menghakimi orang berdasar pemikiran otak idiot kita yang terbatas.

Contoh: Ada seseorang yang dulu sangat menyayangimu, tiba-tiba berubah menjadi seorang yang jahat yang kamu tidak sangka-sangka sebelumnya. Hal ini terjadi setelah kamu melakukan kesalahan besar yang membuat ia benci padamu. Ya, ia berubah 180 derajat karena ia tak sanggup menahan rasa sakit yang kau sebabkan. Hal itu wajar, karena mereka manusia, bukan Tuhan yang bisa memaafkan begitu saja kesalahan besar seseorang yang pernah mereka sayangi sepenuh hati.

Namun apakah itu menjadikan seseorang yang bersalah kepadanya adalah iblis terlaknat? Ga juga, soalnya dia juga manusia bukan Tuhan, tempatnya salah dan lupa, rawan berbuat kekhilafan.

Setelah peristiwa itu, silaturahmi pun terputus, kemudian si korban yang tersakiti hatinya selalu menjelek-jelekkan dan mengejek si pelaku kejahatan yang telah menyakiti hatinya itu di sosial media dan ke seluruh orang yang dia temui sehingga si pelaku menjadi bahan gosip di satu lingkungan tersebut. Jahat ga menurut kalian perbuatan si korban kepada pelaku yang telah menyakitinya? Menurut saya sih jahat. Tapi saya masih bisa mengerti perbuatan si korban hanyalah salah satu kelemahan seorang manusia normal yang cenderung berusaha membalas perbuatan seseorang dengan keburukan setimpal.

Lalu gimana nih kabarnya si pelaku kejahatan? Jangan mengira Tuhan buta dan melepaskan dia begitu saja. Pelaku pun merasakan karma setimpal kok akibat perbuatan buruknya kepada korban. Pelaku pun sudah menyadari secara penuh perbuatannya dan sudah berusaha meminta maaf berkali-kali, bahkan sampai mencoba bunuh diri hanya untuk mendapat maaf. Terus gimana menurut pendapat kalian? Si pelaku ini jahat atau tidak? Pantas dimaafkan ga kalau ia mau berubah? Kalau menurut saya sih harusnya dimaafkan saja, selama ia memang betul-betul berusaha mengubah dirinya menjadi lebih baik. Tapi yah, hak memaafkan jatuh pada masing-masing pribadi sih ya, ga bisa dipaksain.

Tapi di lain sisi… pelaku kejahatan itu pun sebenernya tahu “dosa-dosa” yang pernah dilakukan si “korban”, hanya saja untuk menyebarkannya di depan orang banyak berulang-ulang kali kok rasanya picik sekali. It’s just feels wrong. Terasa salah sepertinya membeberkan dosa orang lain hanya untuk membuat diri kita merasa lebih baik. Si pelaku pun walau merasa marah kepada perbuatan si korban yang dengan enaknya menggosipi dia dari belakang, pelaku juga sadar diri bahwa dia memang telah bersalah dan hanya bisa menerima sanksi sosial tersebut dengan ikhlas. Sambil berusaha memperbaiki diri, belajar menutup telinga dan mulai menjalani lembaran baru dengan optimis ternyata terlihat jauh lebih baik dibanding tenggelam dalam rasa bersalah terus menerus dan menunggu untuk dimaafkan. ¬†Wow, ternyata si pelaku kejahatan pun kini bisa menjadi lebih bijak dalam menyikapi masalah! Setidaknya ia sudah melangkah satu langkah menuju pribadi yang lebih baik dibanding dengan masa lalunya. Lalu gimana dengan si korban yang tadinya merupakan orang yang sangat baik namun kemudian berubah menjadi seseorang yang¬†selalu menghakimi orang lain? Entahlah, mungkin saat itu dia masih tenggelam dalam kesakit-hatiannya dan tidak sadar telah mundur selangkah menjauh dari kriteria “baik” yang disukai Tuhan.

Dari skenario di atas, bisa kita simpulkan bahwa seorang manusia sebaiknya tidak merasa berhak menghakimi atau menjadi juri di depan orang lain, karena pada hakikatnya kita semua ini peserta ujian di dunia ini. Juri yang mutlak menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah itu cuma Tuhan, biar nanti ia yang membalas perbuatan manusia-manusia di dunia ini dengan seadil-adilnya.

Jangan Menghina Masa Lalu Orang

image

Jadi sebagai korban daripada sibuk mikirin kebaikan kita sama orang lain yang ga dibales baik juga atau sibuk mikirin kenapa kita disakitin yang justru kemudian membuat elu jadi sama jahatnya sama si pelaku, lebih baik arahkan emosi ga sehat itu dengan berdoa sama Tuhan untuk melindungi lo dari perbuatan jahat orang di kemudian hari dan memohon pada Tuhan untuk selalu mengingatkan diri supaya tidak membiarkan diri lo menjadi orang jahat yang sama.

Sedangkan buat kamu yang dulu pernah berbuat salah dan sekarang sudah berusaha untuk berubah, jangan putus asa ya. Ga usah pedulikan omongan jelek orang lain yang berusaha menjatuhkan setiap usahamu. Tetap berusaha untuk bersikap santun kepada mereka tapi jangan biarkan omongan mereka membuat kamu down dan merasa semakin bersalah lebih dari kesalahan yang kamu lakukan, bahkan berpikir untuk bunuh diri buat bayar kesalahan kamu? Ga worth it! Mereka ga akan puas bahkan walau melihat dirimu mati! Allah lebih tau apa yang kamu alami dan rasakan. Kamu sudah minta maaf berulang kali, kamu sudah berusaha berubah, kamu sudah pontang-panting menjalani karma balasan dari Allah untuk membayar dosamu, kalau tidak diterima maafmu cukup doakan saja supaya mereka mendapat ganti yang lebih baik yang bisa mengobati kesakitan mereka atas perbuatan salahmu dulu kepada mereka. Insya Allah semua akan mendapatkan kebahagiaan yang sama.

image

Tidak Perlu Menjelaskan Diri Kepada Orang yang Sudah Terlanjur Membenci Dirimu, Karena Pandangannya Tidak Akan Berubah Secuilpun Walau Nyatanya Anda Sudah Berusaha Menjadi Lebih Baik

image

Setidaknya Anda Bisa Menjadi yang Terbaik Untuk Keluarga Anda Sendiri

Semoga Allah mengampuni kita semua kaum yang berdosa, dan tidak bosan mencambuk dan selalu membimbing kita ke jalan yang lurus. Untuk Anda yang merasa sudah suci dan tidak punya dosa sama sekali, Alhamdulillah saya doakan semoga Anda selalu dijaga sama Allah dari perbuatan-perbuatan yang ga disukaiNya… Amiiin!

imageCatatan untuk diri saya sendiri

Untuk mereka yang pernah disakiti sama orang lain, saya menghimbau untuk memaafkan mereka yang menyakitimu dengan ikhlas, apalagi melihat mereka juga sudah menjalani karma ga enak atas perbuatan mereka sendiri. Allah aja ga bosan-bosan memaafkan hambaNya yang berulang kali lupa melakukan dosa kemudian bertaubat. Berhubung semua manusia itu gudangnya salah dan khilaf jangan menganggap kamu lebih baik dari orang lain. Bagaimana jika nanti kamu malah melakukan kesalahan yang sama seperti orang yang ga mau kamu maafkan? Baru deh kamu tau penderitaannya orang itu secara persis sama dan memahami perasaan mereka.

Menasihati Boleh Tapi Jangan Sinis Kepada Yang Diingatkan

Menasihati Boleh, Tapi Jangan Sampai Menghakimi. Siapa Yang Menjamin Anda Tidak Akan Melakukan Dosa Tersebut?

Diriku pribadi sih udah ngerasain sendiri, jadi pihak yang melakukan kesalahan dan menjadi pihak yang disakiti sehingga bisa lebih bijak menyikapi semuanya. Ga ada untungnya juga menyimpan dendam sama orang. Memberi maaf setelah itu¬†move on, tata hidup menjadi lebih baik, berbahagia bersama kehidupan yang baru tanpa mengingat kepahitan masa lalu, bakal jauh lebih bermanfaat daripada menyimpan kebencian sama orang dan terus berusaha mencari cara untuk menjatuhkan orang tersebut. Setelah saya praktekkan sendiri, untuk memaafkan dan berdamai dengan diri saya sebagai pelaku, dan memaafkan mereka yang bersalah sama saya ketika saya menjadi korban, ternyata hidup ¬†berubah menjadi lebih ramah dan terasa jauuuh lebih baik. Jauh lebih bermakna ketimbang saat saya masih berada dalam golongan “kaum sok suci” yang merasa ga bakal pernah melakukan kesalahan dalam hidup.

image

image

Kebaikan Hidup Hanya Diberikan Ketika Kita Sudah Siap Menerimanya. Jadi Introspeksi Diri dan Periksa Apakah Diri Anda Sudah Pantas? jika Belum Perbaiki Segera!

Semoga tulisan gue kali ini bisa bermanfaat buat semua orang yang baca. Siapapun itu di luar sana yang baca tulisan ga penting ini semoga bisa memetik manfaat dan pencerahan walau secuil. Akhir kata bagi yang bersalah dan pernah melakukan kejahatan sama orang lain jangan bosan meminta maaf dan ga perlu membela diri lagi karena lo emang udah jelas salah. Tapi kalau udah minta maaf masih aja di bully, yaudin diemin aja sambil doain semoga semua orang bisa dapet yang terbaik. Bagi yang pernah disakitin, mereka yang bersalah udah instrospeksi diri berulang-ulang kali kok, jadi ga usah di bully dan dihakimi lagi, penghakiman dari Allah sudah sangat menyakitkan dan mampu mencambuk kami menjadi lebih dewasa dan lebih baik. Tapi kalau tetap masih mau menyimpan dendam dan menghakimi orang ya silakan. Itu hak Anda. Cuma ya saya ngingetin aja, hati-hati lho… perbuatan ga enak sekecil apapun pasti ada balasannya. Cuma ngingetin untuk ga pongah karena merasa ga pernah berdosa sama orang lain. Daripada sibuk ngehakimi orang mending coba introspeksi diri juga supaya kita sama-sama bisa menjadi orang yang lebih bijak kedepannya.

image

Jangan Sombong Hanya Karena Merasa Benar dan Tidak Pernah Melakukan Kesalahan. Hati-Hati Ketika Anda Sibuk Menghakimi Orang Ternyata Orang yang Anda Hakimi Sudah Melangkah Jauh di Depan Anda 

Salam manis,

Dari cewek pesimis yang selalu berusaha optimis dalam menyikapi kehidupan.

A Wish Before Marriage

Sorry

Ketika aku berbuat salah, kuterima makianmu, hinaanmu, sumpah serapahmu, perkataan jelekmu padaku, sampai akhirnya Tuhan mengabulkan semua doamu untuk membuatku menderita, alhamdulillah, ya semua doamu terkabul ūüôā Allah memang Maha Adil karena Ia tak mengingkari janjinya untuk mengabulkan doa orang yang teraniaya. Maaf karena aku telah menganiayamu sewaktu dulu dan aku tau aku pantas menerimanya.

Ah ya, berhubung karena doamu akupun juga menjadi pihak yang teraniaya dengan hubungan kedua, Alhamdulillah Allah pun mengabulkan doaku. Aku memohon padaNya untuk memberikan aku seorang yang bisa sangat mengerti aku, tak akan melepasku ketika aku berbuat salah, dan bisa menjadi pemimpin yang aku hormati dan segani seumur hidup, seorang yang bijak dan mandiri. Doaku yang kulancarkan dengan tangisan pilu setiap malam, meminta Allah mengakhiri karma yang aku rasakan dan memberi jodoh yg terbaik di tahun 2015 ini alhamdulillah dikabulkan. Terima kasih kuucapkan sebesar-besarnya karena Allah ternyata masih menyayangiku seorang hamba yang jahat dan ga tahu diri ini sesuai makianmu padaku, hey the 1st one ūüôā

Kuharap setelah ini tak ada lagi saling menjelekkan diantara kita… entah kau masih menyimpan dendam atau tidak yang jelas, menjelang hari pernikahanku kumohon kau memberikan doa yang layak. Kau telah memberi banyak pelajaran bagaimana seharusnya menjadi pasangan yang setia, baik dan pengertian. Dan aku akan menerapkan semuanya pada lelaki ketiga dan terakhir dalam hidupku yang kuputuskan untuk menikah dengannya. Semoga kau bahagia, aku bahagia. Mari saling mendoakan saja untuk yg terbaik dan mari kita hentikan doa dan sindiran yang tidak diperlukan.

Regards,

A Girl that once drunk and now sober…

UPDATE:
Berhubung notifikasi WordPress entah kenapa mengalami keanehan, dimana ada beberapa comment yang ga bisa di approve, maka comment tersebut akan ane pajang disini saja supaya tidak terjadi prasangka, kesalahpahaman, ataupun perkelahian lanjutan yang sebenernya sangat childish dan tidak diperlukan. Thanks banget lho masih sudi berkunjung ke blog yang ga penting sama sekali ini. Komennya sangat membangun sekali, untuk mengingatkan saya supaya tidak menyakiti perasaan orang lain kalau ga mau kena karma yang buruk. Alhamdulillaaah. Semoga semua orang bisa mendapat pelajaran dari kisah saya ini ya ūüėÄ

image

image